Tanah Kelurahan Tanah Mati Minta Bantuan Modal Usaha, Basri Latief Reses ke Dapil

Basri Latief, serahkan dana aspirasi ke masyarakjat ke ketika tuurn melakukan reses ke Dapil.

Basri Latief, serahkan dana aspirasi ke masyarakjat ke ketika tuurn melakukan reses ke Dapil.

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Memanfaatkan masa reses masa sidang pertama, anggota DPRD Payakumbuh, Basri Latief, dari Partai Hanura turun menjemput aspirasi masyarakat ke daerah pemilihannya dimulai sejak 22 s/d 26 April mendatang.

Sebagai kegiatan awal reses, Basri Latief yang akrap disapa Da Bas Samsat itu, turun menjambangi warga Kelurahan Tanah Mati, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis (23/4).

Tidak tanggung-tanggung, hampir 125 orang warga, 95 persen diantaranya adalah kaum ibu, antusias menanti kedatangan anggota dewan bersahaja dan berhati lembut itu.

Di atas rumah seorang warga bernama Nur Aziza, warga bergedincik memenuhi ruangan sempit, ketika, Basri Latief, memulai pidatonya

“Kedatangan saya ke Tanah Mati, dalam masa reses tidak sekadar bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat, namun lebih jauh dari itu adalah, untuk berbagi termasuk menyampaikan informasi tentang pendidikan politik dan transparansi anggaran kepada masyarakat” ujar Basri Latief.

Dalam pertemuan dengan warga Tanah Mati tersebut, Basrfi Latief, merasa tersanjung karena warga setempat mengaku bahwa, sejak 25 tahun ini belum pernah satu orang pun anggota dewan datang menjemput aspirasi dan bahkan makan bersama serta memberikan uang reses kepada masyarakat sebagai bentuk berbagi.

“Kami bangga punya anggota dewan seperti pak Bas yang mau berbagi dan merasa peduli dengan masyarakat kecil. “ ungkap warga Tanah Mati itu apa adanya.

Dalam pertemuan dengan warga Tanah Mati itu, banyak hal yang diungkapkan masyarakat, untuk dapat diperjuangkan Basri Latief, seperti peningkatan ekonomi masyarakat melalui melalui bantuan modal usaha.

“Pak Bas, sampaikan aspirasi kami kepada Pemko, agar masyarakat diberikan kemudahan untuk mendapatkan modal usaha melalui dana bergulir” ujar seorang ibu bernama Lindawati dan Nur Aziza.

Sedangkan tokoh masyarakat setempat, H.Irwan Rivai, meminta kepada Basri Latief, untuk memperjuangkan kepada Pemko agar pemudi dan pemudi Kelurahan Tanah Mati dapat diterima sebagai Tenaga Harian lepas (THL) dilingkungan pemko Payakumbuh, termasuk masalah koperasi dan pendataan ulang dari Dinas Sosial agar terkait penyerahan dana sosial karena tidak tepat sasaran.

Selain itu warga juga mempertanyakan pelayanan PDAM yang belum maksimal dan lampu listrik di gang jalan Chairil Anwar yang masih gelap gulita.

Dalam reses itu, Basri Latief, berjanji akan menyampaikannya seluruh aspirasi masyarakat kelurahan Tanah mati itu kepada Pemko atau pihak-pihak terkait.

Kunjungan kerja  atau reses Basri Latief ke Kelurahan Tanah Mati itu, diakhiri dengan makan bersama, sambil bercanda gurau warga setempat yang berjanji jika Basri Latief mencalokan diri sebagai Walikota Payakumbuh warga Tanah Mati berjanji akan memilihnya karena dekat dengan masyarakat.(Nura/Dd)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s