DPRD Kuansing Belajar ke DPRD Kota Payakumbuh

Gambar 25. Rombongan DPRD Kuansing menyerahkan cedra mata ke DK DPRD PayakumbuhDPRD Kota Payakumbuh, selalu mendapat kunjungan dari DPRD berbagai daerah. Kali ini, Rabu (25/2), DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, belajar ke DPRD Kota Payaumbuh tentang tata beracara Badan Kehormatan (BK).

Rombongan dari kabupaten Kuantan Singingi yang berjumlah 11 orang itu, disambut ketua BK DPRD Kota Payakumbuh Aribus Madri, wakil ketua Marhidayandi, dan anggota Mawi Etek Arianto, serta sejumlah anggota dewan lainnya, yang langsung dipandu sekwan Erwan.S.IP.

Dalam kesempatan itu, wakil ketua DPRD kabupaten Kuantan Singingi Sardiyono selaku ketua rombongan, didampingi ketua BK Agus Sumad, menngucapkan terima kasih atas sambutan yang telah bersedia menerimanya. Tujuan berstudi banding ke DPRD Kota Payakumbuh ini, karena di daerahnya belum mengisi alat kelengkapan dewan (AKD) berupa BK.

“Karena itu, kami belajar ke DPRD Kota Payakumbuh, dalam rangka tukar informasi. Kami sudah lama meneropong bahwa DPRD Kota Payakumbuh sudah lama memiliki AKD berupa BK. Kami baru sedang menyusun tata beracara BK, “ujarnya.

Ketua BK DPRD Kota Payakumbuh Aribus Madri, memaparkan, BK merupakan AKD DPRD yang bersifat tetap dibentuk untuk melaksanakan dan menegakkan kode etik dan tata tertib DPRD dan ditetapkan dengan keputusan DPRD.

Anggota BK dipilih dari anggota DPRD dengan ketentuan berjumlah 3 orang. Pimpinan BK terdiri atas seorang ketua, dan wakil ketua yang dipilih dari dan oleh anggota BK. Untuk memilih anggota BK, masing-masing fraksi berhak mengusulkan 1 orang calon anggota BK.

“Masa tugas anggota BK paling lama 2,5 tahun. Anggota DPRD pengganti antar waktu menduduki tempat anggota BK yang digantikan. BK dibantu oleh sekretariat yang secara fungsional dilaksnakan oleh sekeretariat DPRD, “jelas Aribus.

Ditambahkan Marhidayandi, BK mempunyai tugas membantu dan mengevaluasi disiplin atau kepatuhan terhadap moral, kode eteik dan peraturan tata tertib DPRD dalam rangka menjaga martabat, kehormatan, citra dan kredibilitas DPRD, ujarnya.

Ditambahkan Mawi Etek Arianto, BK juga mempunyai tugas meneliti dugaan pelanggaran yang dilakukan anggota DPRD terhadap peraturan tata tertib dan kode etik DPRD. Melakukan penyelidikan, verivikasi dan klarifikasi atas pengaduan pimpinan DPRD, anggota DPRD dan masyarakat, jelasnya. (Nura).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s