Anggota Komisi B DPRD Apresiasi RK-RANUM

Anggota Komisi B DPRD kota Payakumbuh, Syafrizal, apresiasi generasi muda kreatif dari berbagai Karang Taruna yang tergabung dalam Rumah Kreatif Rang Mudo Mendunia (RK-Ranum)  Payakumbuh.

“Informasi yang kami dapat, belakangan ini, diperkirakan sejak enam bulan terakhir, RK-Ranum sudah memproduksi ratusan kaos bergambar Icon Luak Limopuluah, dengan omset belasan juta rupiah, “ujar Syafrizal kepada wartawan di kantor DPRD, kemarin.

Pembina RK-Ranum Payakumbuh, Desfitawarni, di Payakumbuh,  Selasa (30/12), mengatakan, potensi industri  fashion lokal di kota ini, tidak kalah mutu dan desainnya dengan industri yang sama di kota-kota besar. Mengamati potensi wisata Payakumbuh yang makin berkembang dari tahun ke tahun, RK-Ranum memberanikan diri memproduksi kaos bergambar khas Luak Limopuluah.

Menurut Desfitawarni,  kaos produksi RK-Ranum tak kalah dengan kaos buatan Joger di Bali dan Dagadu di Yokyakarta. Hanya saja diakui Desfitawarni, promosi terhadap produksi anggota Karang Taruna ini belum terlalu gencar. Kami masih butuh bimbingan dan pembinaan dari SKPD terkait, termasuk dari rekan-rekan wartawan, sebutnya.

Dikatakan, RK-Ranum baru mampu membuat rancangan atau desain gambar atau tema-tema yang dicetak pada kaos. Sementara, kaosnya masih didatangkan dari Kota Bandung. “Kami akan mengamati perusahaan konveksi yang ada di Payakumbuh, Padang  atau di Bukittinggi, jika mutunya mampu bersaing dengan perusahaan konveksi luar, kita akan lakukan kerjasama dengan perusahaan di daerah ini. Kan tak etis, jika ada perusahaan daerah sendiri, kenapa harus mencari yang lain. Indak elok, maangok ke luar badan,” ungkap Desfitawarni berpribahasa.

Kaos-kaos produksi RM-Ranum , dikatakan Desfitawarni, sudah  beredar pada seluruh objek wisata di Luak Limopuluah, Payakumbuh dan Kabupaten Limopuluah Kota. Seperti di Lembah Harau, di Kelok Sembilan, Taman Wisata Ngalau Indah, dan objek wisata lainnya. Gambar-gambar yang dicetak, di antaranya  Jembatan Ratapan Ibu, Kelok Sembilan, Ngalau Indah, Masjid Godang Balai nan Duo, Menhir Mahat, dan objek wisata lainnya. “Pokoknya kita akan promosikan tempat-tempat bernilai sejarah dan objek wisata menarik  di daerah ini,” tegasnya.(Nura/Dav)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s