WALIKOTA SAMPAIKAN KUA-PPAS 2014

Pasca lebaran Idul Fitri 1434 H, Pemko Payakumbuh bersama DPRD langsung tancap gas dengan menggelar Rapat Paripurna  dalam rangka penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) sebagai dasar dalam penyusunan RAPBD 2014.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Wilman Singkuan serta dihadiri oleh anggota DPRD, unsur Muspida serta pimpinan SKPD se Kota Payakumbuh. Pada kesempatan penyampaian rancangan KUA PPAS tersebut, Walikota Payakumbuh Riza Falepi diantaranya menyampaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi Kota Payakumbuh untuk tahun 2013. Dikatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan, sehingga untuk tahun 2013 pertumbuhan ekonomi akan tumbuh melampaui target yang telah ditetapkan yaitu  sebesar 6,99 persen .

Untuk mendukung sembilan prioritas pembangunan Kota Payakumbuh Tahun 2014, prioritas belanja daerah diarahkan untuk peningkatan pembangunan ekonomi kerakyatan berbasiskan UMKM, penyelenggaraan pemerintahan baik, penurunan tingkat kemiskinan dan pengangguran, pengembangan pariwisata dan budaya daerah, peningkatan iman dan taqwa, peningkatan pemerataan dan kualitas pendidikan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan hidup serta peningkatan sarana dan prasarana.

Dalam rangka peningkatan pembangunan ekonomi kerakyatan berbasiskan UMKM, diantaranya difokuskan  pada meningkatnya laju pertumbuhan ekonomi tahun 2014 mencai 7,17 % dan peningkatan perkapita menjadi Rp.17.957.928. Disamping itu meningkatnya pemanfaatan lahan dan potensi pertanian, meningkatnya produksi pertanian dan meningkatnya investasi dalam bentuk Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 12, 08 %.

Untuk mewujudkan prioritas penyelenggaraan pemerintahan yang baik diantaranya difokuskan agar meningkatnya kualitas penyelenggaraan pemerintah daerah yang efektif, efesien dan akuntabel melalui penerapan e-government secara bertahap. Disamping itu opini Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dari BPK RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tetap akan menjadi fokus untuk tercapainya penyelenggaraan Pemerintahan yang baik.

Sementara itu, target pendapatan daerah tahun anggaran  2014 direncanakan sebesar Rp.451.968.773.761. target tersebut menurun dibandingkan tahun 2013 yang berjumlah 521.444.414.617   atau menurun sebesar 13,32 %. Menurut Walikota terjadinya penurunan ini disebabkan karena Peraturan atau informasi resmi dari Menteri Keuangan dimana Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Penyesuaian belum ditetapkan alokasi anggarannya.

Terjadinya penurunan pendapatan sekaligus akan berdampak menurunnya belanja daerah sebesar  5,15 % yang disebabkan belum dianggarkannya belanja kegiatan yang didanai dari DAK dan Dana Penyesuaian.(dev/sy)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s