HEARING-KELOMPOK PETANI MINTA SOLUSI KE DPRD

hearing dengan gapoktan hearing dengan gapoktan (2)Sebanyak 50 orang dari Gapoktan ( gabungan Kelompok tani ) Kota Payakumbuh datang berbondong-bondong ke DPRD untuk menyuarakan aspirasi mereka terhadap berbagai masalah pertanian yang mereka hadapi. Kelompok Tani meminta kepada DPRD untuk diberi solusi terhadap permasalahan yang dihadapinya.

” Mohon ke DPRD untuk melengkapi sarana dan prasarana pertanian dan mencarikan solusi terbaik bagi kami. Dengan begitu para petani Kota Payakumbuh akan sejahtera,” ungkap Kelompok Tani yang hadir, terungkap dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi B di Aula DPRD , Jl. Soekarno Hatta . Rabu (6/3).

Hearing ini dipimpin oleh ketua komisi B Tri Venindra SE, didampingi wakil ketua Komisi B H. Alhudri Dt. Rky Mulie dan sekretaris Nasril suri serta anggota Marhidayandi A.Md. Selain itu, juga dihadiri oleh dinas pertanian.

Kelompok tani yang hadir dengan semangat menyuarakan aspirasinya, sehingga Komisi B DPRD Payakumbuh dicecar dengan berbagai pertanyaan, masukan dan saran, mulai dari masalah irigasi, peralatan pertanian, bibit dan obat-obatan, pupuk, Raskin, pembinaan dan penyuluhan untuk kelompok tani, pinjaman dana dan sebagainya.

Para kelompok tani yang ikut menyampaikan aspirasi, diantaranya, kelompok tani Parit Rantang. Menurut petani,  dikelurahan parit rantang sarana pertanian banyak yang sudah tidak layak pakai seperti jalur irigasi yang rusak.

Hal senada, juga disampaikan Kelompok Tani Koto baru Payobasung dan Balai Cacang bahwatanggul irigasi mohon diperbaiki sebab air tidak lancar dan mohon dipertahankan program pemberian sapi.

Kelompok Tani Padang Kaduduk juga meminta kepada DPRD untuk melakukan  meninjau ke lapangan terkait masalah pertanian yang ada di Kota Payakumbuh. Beras yang diberikan kepada masyarakat miskin harus di cek karena kualitasnya kurang bagus, serta bibit untuk BP4 tidak ada lagi mohon diadakan kembali sebab itu sangat membantu petani.

Sekretaris Komisi B,Nasril Suri menanggapi bahwa semua masukan atau aspirasi tanggapan kelompok tani kami catat dan akan disampaikan ke Instansi atau SKPD terkait. Dia menambahkan, tahun 2013 pemberian bibit untuk padi dianggarkan sebanyak 40 ton. Serta, disarankan kepada KTNA untuk harus lebih giat lagi.

Tri venindra SE, menyebutkan kegiatan dewan selain hearing juga dilakukan turun ke lapangan dan reses untuk meninjau dan memantau kondisi dilapangan serta menampung aspirasi masyarakat.

Marhidayandi A.Md dan H. Alhudri Dt. Rky. Mulie, mengatakan Komisi B Khususnya akan berjuang sekuat tenaga menyampaikan aspirasi tersebut kepada SKPD atau Instansi terkait. Selain itu, DPRD akan berusaha agar  kegiatan yang dilaksanakan oleh  dinas pertanian  yang bermanfaat bagi pertanian tetap berjalan dan dianggarkan.(Fit/Bt)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s