LKPJ Walikota Payakumbuh Tahun 2011

Walikota Payakumbuh H Josrizal Zain

Walikota Payakumbuh H Josrizal Zain

Rapat Paripurna dengan dua agenda utama yaitu Penyampaian Nota Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Payakumbuh Tahun 2011 dan Penyampaian Surat Pemberitahuan Berakhirnya Masa Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh periode 2007-2012, digelar di aula DPRD hari ini, jum’at (20/4). Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H Sudirman Rusma didampingi Wakil Ketua H Suhaimi Birran, BA dihadiri oleh sejumlah Anggota DPRD, Sekdako Irwandi, SH, Asisten I Drs Yummardius, Asisten II Drs Hendri,  Anggota Muspida Plus, kepala SKPD, dan para undangan.

Nota LKPJ Walikota Payakumbuh Tahun Anggaran 2011 tersebut dibacakan langsung oleh Walikota Payakumbuh H Josrizal Zain dihadapan seluruh tamu dan undangan yang hadir. Membuka laporan, Walikota Payakumbuh menyampaikan bahwa dalam perspektif amanah dan sunstansi kepemerintahan, penyampaian laporan kemajuan kepada DPRD merefleksikan akuntabilitas bersama antara kelembagaan Pemerintah Daerah dan DPRD. Dengan demikian mekanisme LKPJ merupakan wahana untuk saling berbagi peran dalam menganalisis kondisi kinerja Pemerintah Daerah yang telah dilakukan tahun sebelumnya.

Dalam Nota LKPJ tersebut dijelaskan Walikota kondisi keuangan kota Payakumbuh setiap tahunnya selalu dihadapkan kepada masalah kesenjangan antara kebutuhan fiskal dengan kapasitas fiskal. Meskipun dari tahun ketahun subsidi pemerintah pusat untuk kota Payakumbuh cenderung mengalami  penurunan, namun tidak bisa dipungkiri ketergantungan kota ini terhadap pusat masih tinggi.

Dijelaskan dalam kurun waktu lima tahun terakhir proporsi sumber pendapatan daerah dari pemerintah pusat dibandingkan dengan total pendapatan asli daerah pada tahun 2007 adalah 92,13%, tahun 2008 sebesar 91,21%, tahun 2009 sebesar 89,87%. Sementara tahun 2010 dan tahun 2011 masing-masing sebesar 89,35% dan 88,41%. Kondisi tersebut mencerminkan kemampuan fiskal kota Payakumbuh masih rendah dan kemandirian daerah untuk membiayai kebutuhan rumah tangganya masih perlu disubsidi pemerintah pusat.

Walikota juga menjelaskan LKPJ Kepala Daerah merupakan laporan kemajuan (progress report) pelaksanaan tugas atau laporan pencapaian kinerja dalam satu tahun anggaran. Dijelaskan Walikota secara substansial LKPJ Walikota Payakumbuh Tahun 2011 mencakup Kebijakan Pemerintah Daerah, Kebijakan Umum Pengelolaan Keuangan Daerah, Penyelenggaraan Urusan Wajib dan Urusan Pilihan dan Penyelenggaraan Tugas Pembantuan serta Tugas Umum Pemerintahan. Pelaksanaan program dan kegiatan selama tahun 2011 disejalankan dengan visi kota Payakumbuh yakni Terwujudnya Payakumbuh sebagai Kota Sehat dan Mandiri yang didukung oleh SDM yang berkualitas, Beriman dan Bertaqwa.

Dalam Nota LKPJ tersebut disampaikan gambaran realisasi APBD Kota Payakumbuh tahun 2011. Dari sisi Pendapatan Daerah target pendapatan tahun 2011 sebesar Rp. 399.365.301.774,- direalisasikan sebesar Rp.401.222.858.706,- atau sebesar 100,47%, dengan rincian Pendapatan Asli Daerah yang semula ditargetkan sebesar Rp.42.951.661.628,-. Sampai tahun anggaran berakhir direalisasikan sebesar Rp. 44.561.136.654,23 atau sebesar 103,75%. PAD ini meliputi Pajak Daerah ditargetkan sebesar Rp. 3.939.639.000,-, sampai tahun anggaran berakhir direalisasikan sebesar rp. 4.569.620.759,32 atau 115,99%. Retribusi Daerah ditargetkan sebesar Rp.8.193.399.303, direalisasikan sebesar Rp.8.393.531.517,50 atau 102,44%. Sementara dari Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan ditargetkan sebesar 7.832.840.590 sampai tahun anggaran berakhir direalisasikan sebesar Rp. 7.823.840.590 atau 100%. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah ditargetkan sebesar Rp.22.994.782.735,-, direalisasikan sebesar Rp.23.774.143.787,41 atau 103,39%. Dana Perimbangan atau Dana Transfer Pemerintah Pusat kepada Daerah ditargetkan sebesar Rp. 294.806.960.706,- dan sampai tahun anggaran berakhir direalisasikan sebesar Rp. 297.850.281.017 atau 101,03%.

Selanjutnya dalam Nota LKPJ Walikota Payakumbuh tahun 2011 tersebut juga diuaraikan tentang Belanja Daerah kota Payakumbuh tahun anggaran 2011. Dikatakan bahwa belanja daerah kota Payakumbuh diarahkan untuk membiayai sembilan prioritas pembangunan daerah kota Payakumbuh, yang dibagi menurut urusan wajib dan urusan pilihan pemerintah daerah.

Belanja daerah kota Payakumbuh tahun 2011 yang direncanakan sebesar Rp.425.396.749.675,-, sampai tahun anggaran berakhir direalisasikan sebesar Rp. 390.536.878.359,- atau 91,81%, dengan rincian Belanja tidak langsung ditargetkan sebesar Rp. 253.695.143.999,- direalisasikan sebesar Rp.245.164.649.073,- atau 96,64%. Selanjutnya untuk Belanja Langsung yang semula ditargetkan sebesar rp. 171.701.605.676,- dapat direalisasikan sebesar Rp. 145.372.229.286,- atau sebesar 84,67%.

Dijelaskan Walikota dalam pelaksanaan kebijakan yang telah direncanakan masih dihadapkan pada beberapa kendala, diantaranya perbedaan kebutuhan minimal yang harus dipenuhi dengan kemampuan keuangan daerah yang terbatas. Keterbatasan anggaran menyebabkan tertundanya sejumlah rencana program dan kegiatan yang dinilai belum prioritas. Namun demikian dijelaskan Walikota Pemerintah kota Payakumbuh tetap menjalankan amanat sesuai dengan rencana kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2011 yang dituangkan dalam APBD Tahun Anggaran 2011.(yh/Bt)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s