PENGESAHAN APBD TAHUN 2012 DISETUJUI KELIMA FRAKSI DPRD KOTA PAYAKUMBUH

Fraksi –fraksi DPRD Kota Payakumbuh menyatakan setuju dengan RAPBD tahun 2012, menjadi perda APBD tahun anggaran 2012, dengan catatan bervariasi. Hal ini disampaikan juru bicara DPRD Kota Payakumbuh Adi Suryatama, ST dalam agenda Rapat Paripurna pengambilan keputusan, terhadap Ranperda APBD Kota Payakumbuh Tahun 2012. Kamis (15/12) di ruang sidang utama DPRD Kota Payakumbuh

“Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembagunan (PPP) dan Partai Bintang Perjuangan Reformasi (PBR) menyatakan setuju dengan RAPBD tersebut menjadi Perda APBD Tahun Anggaran 2012. Berbagai catatan berupa masukan, saran dan kritikan yang membangun untuk menciptakan good Goverment”, Ujarnya. Acara yang dipimpin langsung Ketua DPRD Wilman Singkuan, S.Sos, didampingi Wakil Ketua H. Sudirman Rusma dan H. Suhaimi Birran, BA. Serta dihadiri Wawako Syamsul Bahri, Anggota Dewan, Sekda, Muspida, Ormas dan LSM serta Wartawan.

Adi Suryatam, ST mengatakan, berdasarkan hasil rapat kerja Banggar DPRD dengan Kepala Daerah melalui TAPD kemarin, Pembahasan dititik beratkan pada penambahan dan perubahan anggaran yang diusulkan sebelumnya. dengan adanya kenaikan pendapatan daerah dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Untuk Pendapatan Daerah, dituturkan Adi surtayama,ST mengalami penurunan sebesar Rp. 461.159.831.249 setelah rapat kerja menjadi Rp. 454.838.579.240,- dari Rp. 461.159.831.249,- sebelum rapat kerja.”Hal ini disebabkan penghapusan pendapatan daerah yang berasal dari dana BOS, dimana tahun 2012 menjadi kewenangan propinsi”, tuturnya.

Sedangkan Belanja Daerah bertambah sebesar. Dari Rp. 480.146.865.259 menjadi Rp. 481.654.034.860. kenaikan sebesar Rp.1.507.169.601. Ini disebabkan penambahan belanja pengawai pada badan Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Belanja hibah dan belanja tidak terduga serta pengurangan dan penambahan belanja langsung.

Sementara Pembiayaan daerah dari Rp. 26.421.534.010 menjadi Rp. 31.949.955.620,-. Penambahan ini, disebabkan karena penambahan sisa anggaran tahun sebelumnya, dan pengurangan penyertaan modal pada PT. Balairung sebanyak Rp. 2.800.000.000,-. Serta penambahan penyertaan modal pada PDAM sebesar Rp. 500.000.000,-.

Pada umumnya, dikatakan Adi Suryatama, anggaran yang diusulkan masing-masing SKPD, dapat disepakati untuk dianggarkan dalam APBD Tahun 2012. Tapi dalam Rapat Kerja, terdapat beberapa anggaran sepakat untuk ditambah, dikurangi, ditunda atau dihilangkan pada APBD Tahun 2012 ini untuk beberapa kegiatan Pemko yang dirasa diperlukan.

Catatan dari fraksi Golkar, dikatakan Adi Suryatama, ST ,antara lain terhadap SKPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami harapkan banyak turun ke lapangan untuk melihat kondisi yang realistis guna mengambil atau menentukan tindak lanjut.

Dikatakan F-Golkar, perkembangan kehidupan beragama, pelestarian adat dan budaya, perbaikan mutu pendidikan, pemberantasan penyakit masyarakat diharapkan tetap menjadi perhatian serius. Tidak saja oleh Pemerintah daerah tapi bagi semua elemen masyarakat.

Fraksi PAN memberikan catatan, dalam pelaksanaan kegiatan terutama pada kegiatan fisik, benar-benar disesuaikan dengan perencanaan. Adi Suryatama mengatakan, Fraksi PKS menyarankan agar Pemko menggali pendapatan daerah, jangan sampai membebani masyarakat.

“Membuka, membangun, memfasilitasi dan mengembangkan unit-unit usaha sosial masyarakat secara masyarakat. Sehingga pendapatan masarakat akan semakin meningkat, otomatis ini akan berpengaruh kepada pendapatan daerah”, kata Adi.

Selain itu, ditambahkan F-PKS, hendaknya Pemko melihat, APBD yang disusun benar-benar didasari oleh political will yang baik, dengan pemikiran yang cerdas atau tidak. Setiap rupiah yang dibelanjakan, juga harus tranparansi dan akuntable terhadap masarakat.

F-PKS juga menyambut baik terbitnya peraturan Menteri dalam Negeri no.32 th 2011 tentang pedoman pemberian bantuan hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari APBD . F-PKS berharap, bantuan hibah dan bantuan sosial bisa, untuk menutupi kekurangan jangkauan untuk belanja lain, terhadap kebutuhan masarakat.

Dikatakan Adi suryatama, F-PPP meragukan peruntukan bantuan yang diberikan kepada lembaga sosial masyarakat akibat pembangunan gedung kantor. Peruntukan anggaranya yang sedikit mengada-ada. Ini dapat memicu tuntutan peruntukan kompensasi kepada Pemerintah Daerah yang berkepanjangan.

Fraksi Partai Demokrat memberikan, masukan sebelum Rancangan APBD diajukan ke DPRD. Kota Payakumbuh terlebih dahulu perlu dilakukan verifikasi secara teliti, agar data yang muncul sempurna. F-Demokrat menambahkan, kiranya PAD dapat ditingkatkan terus menerus dan terus menggali sumber – sumbernya serta mengawasi pelaksanaan dilapangan serta untuk kantor kelurahan agar dioptimalkan perangkatnya, dengan harapan dapat tercapai pelayanan dengan baik.

Sedangkan F-PBR, memberikan catatan, antara lain memaksimalkan memanfaatkan APBD tahun 2012 ini untuk peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat Kota Payakumbuh.

Sementara itu, F-PBR menambahkan PAD yang bersumber dari Pajak daerah dan Retribusi Daerah, harus dikelola dengan baik, sesuai amanah undang- undang nomor 28 tahun 2009 dan untuk belanja Daerah, baik belanja langsung maupun belanja tidak langsung, harus dilaksanakan sesuai dengan target pencapaian yang ditetapkan. Sehingga didapat output dan outcome yang sepenuhnya bertujuan untuk pencapaian Visi dan Misi Kota Payakumbuh, yang berujung pada kesejahteraan masyarakat Kota Payakumbuh.

Acara pun diakhiri dengan tanda tangan pengesahan RAPBD menjadi APBD Tahun 2012.(fit/Bt)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s