MAYAT AFRIMAS DITEMUKAN, TIM LANTAMAL 2 BERJASA

Tim YonMarhalan Lantamal 2, Senin pagi pukul 10.30 WIB berhasil menemukan mayat Afrimas yang Jumat lalu bunuh diri di Batang Agam. Jarak enam kilometer dari Jembatan Ratapan Ibu, tempat ia menceburkan diri, tim berperahu karet Marinir Angkatan Laut itu menemukan sesosok tubuh laki-laki tengah mengapung.

Ya, Afrimas ditemukan telah meninggal dunia. Selama tiga hari lamanya ia terseret arus. Sesuai teori, menurut Mayor Laut (KH) Ir H Jeni Satva MSi, tubuh mayat yang tenggelam seharusnya memang telah mengapung.
Sejak Sabtu malam lalu, satu regu marinir Angkatan Laut telah berupaya sekuat tenaga mencari mayat Afrimas bersama tim Tagana (taruna siaga bencana) Kota Payokumbuah. Pencarian yang disulitkan oleh kondisi sungai yang berarus deras, hujan yang lebat, membuat tim harus bekerja ekstra keras.
Air deras ditambah hujan dari hulu menjadikan air sangat keruh. Tim tidak bisa menyelam sebab jarak pandang hanya 0 meter.

Minggu pagi, sampai malam pun pencarian terus dilakukan. Tak henti-henti, tim SAR Angkatan Laut dan Tagana Payokumbuah terus melakukan pencarian. Pola pencarian dibagi dua. Satu tim menyisir di tepi sungai, tim lainnya menyisir di tengah sungai bersama perahu karet.
Senin pagi kemarin, tim Mayor Jeni Satva kembali melakukan briefing. Kali ini, tim menentukan titik pencarian. Secara teori, setelah tiga hari hanyut, ditetapkan titik 5-6 km pencarian dari Jembatan Ratapan Ibu.
Tim marinir pun kemudian bergerak. Satuan marinir di bawah Lantamal 2 yang dikomandoi oleh Laksamana Pertama H Arnol SH Dt Batuduang Ameh ini kemudian bergerak perlahan. Akhirnya mayat Afrimas pun ditemukan di titik 6 km, tepatnya di perbatasan Koto Baru-Payobasuang.

Mayat pun diangkat bersama tim AL dan Tagana. Mayat kemudian dibungkus dengan kantong mayat dan dibawa ke rumah duka di Andaleh, Limo Puluah Koto. Pihak keluarga kemudian menerima mayat tersebut dan mengungkapkan terima kasihnya kepada tim marinir AL.

RESPONSIF

Pimpinan DPRD Kota Payokumbuah, oleh Wakil Ketua H Suhaimi Birran mengucapkan syukur atas telah ditemukannya mayat tersebut. Selama tiga hari mayat tersebut masih dicari-cari. “Alhamdulillah, tim Marinir AL dari Lantamal 2 Padang mau membantu,” ujar Suhaimi.


Mayor Jeni Satva pun mengungkapkan, bahwa ia dan anak buahnya semula mendapatkan telpon dari Payokumbuah bahwa ada mayat yang belum ditemukan hanyut di Batang Agam. Tim respon Lantamal 2 langsung berangkat menuju Payokumbuah.
“Kami punya tim Yon Marhalan dan Kamla (keamanan laut). Tim ini sewaktu-waktu dapat dimintakan bantuan, jika ada bencana, khususnya di air dan di laut. Kami responsif terhadap setiap kejadian bencana atau sejenisnya,” ujar Jeni Satva meyakinkan.

Sewaktu baru sampai di Payokumbuah, Marinir AL langsung beroordinasi dengan Kesbanglinmas Payokumbuah, yang dikepalai Atur Satria.

Tim Tagana sendiri di bawah komando Bobby Busra mengaku sangat terbantu dengan adanya tim Marinir AL. Akunya, Marinir AL sangat mengerti dengan sistem pencarian mayat dan evakuasi.
“Kami sangat terbantu dan belajar banyak dari marinir. Kami ucapkan terima kasih,” ujar Bobby Busra yang menugaskan 12 anggota Tagana dari 68 yang ada di Payokumbuah.
BUNUH DIRI
Seperti telah diberitakan sejak kejadian oleh POSMETRO, bahwa korban melakukan bunuh diri di Jembatan Ratapan Ibu. Di sana, korban meloncat ke sungai.
Jumat sore itu, tim Tagana Kota Payokumbuah telah berupaya keras untuk menemukan Afrimas. Afrimas yang disebut-sebut tengah stress berat, tidak kunjung ditemukan.

Sebab adanya informasi, bahwa Lantamal 2 Padang mempunyai tim penyelam dan marinir yang digdaya, maka beberapa orang dari Payokumbuah berusaha menelepon ke Laksma Arnol. Komandan Lantamal 2 ini langsung responsif.

Ia menugaskan, anggotanya untuk membantu. Tim yang siap siaga selalu ini langsung menuju Payokumbuah. Tim langsung bekerja. Akhirnya menemukan korban telah terapung di sungai Batang Agam, tersangkut di antara pepohonan di tepi sungai.(dodi syahputra)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s